3.21.2015

Low Light Part 1

we love hotels, motels, toilets, kitchens, and fitting rooms. but, mostly, bed.
so, boyfriend wrote this cheesy thing and asked if we could post all these stuffs. i'm actually cheesy too, but most of the time, in front of people, i play cool.
never mind the "hehe".


sebuah visual yang di abadikan melalui camera analog ini bercerita tentang banyak hal menarik yang di balut dengan kesedihan-kesedihan masa lalu dan masa yang akan di tempuh di kemudian hari.
kali ini berceritakan tentang 2 sejoli yang melakukan aktivitas nyata dan di buatnya jadi sebuah gambaran, di tanggal 14 dan dimana saya tidak bersama dia di 12 hari yang sangat flat dan monoton yang cenderung kebosanan. dari total 14 hari hanya mempunyai waktu 2 hari untuk bertemu, kembali bersama dan menceritakan cerita yang kadang baru saja hangat di perbincangkan, kadang juga cerita terbitan lama yang diulang dan diulang lagi, untungnya cerita itu tidak terlalu membosankan
suatu ketika kadang saya merasa sedih dan terlalu hanyut dalam dunia gelap, dimana itu tidak membuat saya lepas dari circle yang membuat saya terlalu betah dan lupa kalau masih banyak yang menunggu diluar sana.
siapalah kami ini ? sepasang kekasih yang mempunyai lingkup sendiri ? atau melalui hari yang sama setiap saatnya? jawabannya adalah (bukan) bukan itu, kami cuma sepasang kekasih yang banyak mencari kesenangan dengan cara yang jarang di sukai oleh kebanyakan pasangan- pasangan normal lainnya, kadang kami tidak terlalu tertarik melakukan aktivitas mencari dinner di malam hari, atau jogging di pagi hari, sebaliknya itu kita lebih suka mencari tempat sepi yang sangat awam bagi orang- orang, kenapa harus tempat sepi. karena mungkin itu spot paling cocok untuk bercerita dan dengan di balut cuddling di setiap waktu renggang hehe.
setting gambar di ambil di sebuah kamar hotel yang beruntungnya kita mendapatkan setengah harga karena sedang mengadakan promo kita saling membawa mixtape masing-masing untuk di pamerin dan di nikmati dengan cara mendengarkan bersama, saat itu tanggal 14 dan jatuh pada bulan ferbuari dimana masih terdapat musim hujan setelah pergantian tahun dan sangat cocok buat kita yang mencari kehangatan karena diluar sangatlah dingin, kita banyak bercerita tentang apa saja kadang itu fiksi kadang itu cerita sebenarnya.
setelah dari tempat itu kita melanjutkan petualangan normal yaitu dimana kita memutuskan untuk menonton film terbaru di sebuah gedung mainstrem yang sering dikunjungi banyak pasangan-pasangan yang haus belanja dan bercerita versi mereka di meja makan yang di pungut biaya
lanjut cerita setelah menyaksikan pertunjukan film yang kita nonton barusan, kita melanjutkan perjalanan di lantai paling atas dan menatap langit sore hingga gelap mendatangi kita, setelah semuanya gelap dan cuma di terangi lampu benderang, kita memutuskan mencari taman buatan yang berlokasi di gedung yang sama, disitu kita bercerita lagi. kali ini kita bercerita tentang semua kesedihan yang akan datang, senangnya aku hari ini, meskipun cuma bisa menikmati 39 jam berharga, tetapi saya sangat merasa senang bertemu kamu lagi. sebelum kembali ke realita kehidupan pendidikan dan di kelilingi orang-orang stranger. saya sudah terbiasa untungnya untuk sekarang ini, tetapi untuk dibuat menjadi nyaman lagi kayaknya akan membutuhkan waktu yang cukup lama, tapi tak apalah saya sudah terlalu nyaman sama kamu jika bersama.











2 komentar:

  1. no way...this is too beautiful </3

    BalasHapus
    Balasan
    1. awwh thank you :). be your own beautiful tale too!

      Hapus

Blogger templates