Halaman

12.09.2012

19

Beberapa minggu yang lalu, saya bertambah umur menjadi 19. Tepatnya tanggal 18 November kemarin. Saya bukan orang yang suka merayakan ulang tahun dan juga tidak pernah punya harapan khusus. Saya cuma berharap kesehatan, serta tetap dikelilingi teman - teman dan orang tua saya serta supaya mereka selalu lebih baik. Saya bahagia kalo mereka bahagia dan saya bahagia kalo saya bisa bikin mereka bahagia. Sederhana memang. Tapi susah.

Saya banyak melakukan refleksi dan memantul balikkan segala hal ke diri sendiri. Tahun ini bukan tahun yang baik, tapi juga ada beberapa hal menarik yang terjadi. Kuliah saya berantakan, padahal saya bukan mahasiswa dengan kemampuan yang minim. Terlalu banyak hal yang saya lakukan, I should have done it one by one. Ya, kesimpulannya saya bukan orang yang mampu melakukan multi-tasking dalam bidang yang berbeda (kuliah yang bukan passion dan passion foto yang tak terjalani di kuliah). Saya mempertanyakan kembali tujuan hidup saya dan mengapa saya melakukan banyak hal yang tidak jelas juntrungannya. Saya dalam fase ini, fase dimana tiap orang sempat kebingungan terhadap dunia dan bahkan diri sendiri. Saya sedang mencari jawaban. I'm on my fucking way.

Beberapa hal baik yang terjadi pada saya adalah beberapa publikasi yang tak pernah saya sangka, nilai IPK semester kemarin yang sangat memuaskan sekaligus mengejutkan (saya bukan mahasiswa yang rajin, maklum). Ya, dua hal yang untuk pertama kalinya orang tua saya terharu waktu saya tunjukkan kertas - kertas tersebut. Sebetulnya ini cuma hal kecil sih, tapi saya belum pernah melakukan hal ini sebelumnya. I'm gonna make them more proud and most proud of me one day. Ada juga hal - hal lain yang membuat binar di perjalanan saya menuju umur ke 19. Tahun ini saya bertemu banyak orang baru, tempat - tempat baru, jadi produktif bikin photo story dan dapat pacar baru (eheheh). Setelah jatuh bangun mengalami kekandasan yang ternyata tidak selama dan sesulit yang dibayangkan, saya bertemu orang baru yang mampu menambah satu faktor kebahagiaan saya. Ya meskipun dapetnya ternyata yang jauh, tapi toh suatu bentuk visual yang digital sudah dapat membuat arti penting akan kehadiran. 

Maaf juga kalo akhir - akhir ini jarang update blog, apalagi untuk mengunggah foto. Saya sibuk memperbaiki diri (ceileh... eh tapi serius) dan juga mungkin dengan membantu orang lain, saya bisa menemukan cara untuk memperbaiki diri. Saya sekarang jadi pengajar sukarela di sebuah panti asuhan dan kalau ada waktu lebih saya mau lebih fokus ke bidang pengajaran sukarela. Nanti kalo ada waktu longgar lebih banyak, saya akan ceritakan kegiatan saya yang satu itu. 

Ada good and bad di tahun ini, selalu begitu sih. Yin - yang. Bedanya, tahun ini benar - benar terasa. Saya sempat crash dengan beberapa orang, tapi saya juga bertemu orang - orang baru yang  malah jadi dekat dengan saya. I've fallen, but I faced it and now I'm stronger. Janji deh mulai semester depan, saya perbaiki kuliah saya dan menjaga kesehatan lebih baik. Terimakasih buat harapan - harapan yang kalian ucapkan buat saya. Penyesalan itu ada, tapi tidak pernah sebanyak pelajaran yang di dapat :). 

11.28.2012

3:54

Jam di laptop menunjukkan waktunya.
Ah, tapi baru saja berganti menjadi 3:55.
Ketambahan satu angka baru.
Sekedar bicara saja, tugas - tugasku masih ada sekitar 14 halaman lagi.
Tengah malam tadi kamu berpesan untuk tidak tidur terlalu pagi.
Tapi aku bebal, dan aku tidak menyalahkan kantukku.
Ada banyak hal yang membuat kantuk tak juga memburu.
Dan kamu ada adalah salah satu hal itu.
Kamu bilang aku bisa menulis.
Nah, itu aku tidak yakin, lagipula aku sering bingung mau menulis tentang apa ataupun siapa.
Lalu, kamu menjawab mungkin aku bisa menulis untukmu.
Daz! Ada hentak yang memercik di kepala.
Sudah lama aku tidak menulis hal personal tentang suatu person.
Kamu bilang kamu hanya bercanda, tapi aku meraba ada rasa ingin dibalik itu.
Tapi, oke, sekarang ini aku mencoba menulis untukmu.
Mari mulai dengan, hmm...
Hmm,
Oke, hmm, aku malu menuliskannya.
Hmm, aku kangen ( hihi )
Aku kangen kamu di jam 4:05 (astaga aku butuh banyak waktu untuk menulis seperti ini)
Aku kangen terbangun pukul 4:05 dan berpikir apa kamu sudah pulang dari mengayuh sepeda .
Aku kangen terbangun pukul 4:05 dan mengambil charger telepon genggam dan melihat kamu terpulaskan
di antara tas - tas dan kasur sempit.
Aku kangen terbangun pukul 4:05, menyalakan rokok dan teringat kamu mengajari aku bagaimana cara menyalakan korek dengan mudah. ( jemari kurusku tak cukup pintar untuk menyalakan api dengan korekmu yang gasnya tinggal sedikit )
Aku kangen terbangun pukul 4:05 dan teringat kamu ada di kamar yang lain.
Aku kangen terbangun pukul 4:05 dan tak sabar bepergian bersama kamu.
Intinya, aku kangen dan tak sabar bertemu kamu.
Aku tak bisa menulis dengan banyak perumpamaan.
Aku tak bisa romantis dan menulis kata - kata #sepik seperti layaknya anak sastra
Aku tak bisa memhiperbola kata - kataku menjadi puisi yang mungkin 30 tahun lagi dapat menjadi bahan kritik sastra.
Mungkin tulisanku ini cuma cocok kalau dibacakan dibalik selimut.
Sambil tertawa kecil dan mengecup hidung.
Lalu, saat kepanasan, kita buka selimutnya dan kembali mengambil sebatang rokok.
Semacam sok bergaya layaknya adegan sejoli di film - film milik Goddard.
Mungkin tulisan ini akan kubacakan saat kita bertemu lagi nanti.
Itu kalau aku punya cukup keberanian membacanya ( pemalu, hihi )
Atau mungkin aku akan buat secara spontan untuk kamu.
Semuanya mungkin.
Tapi apa mungkin kalau aku menjadi duniamu dan kamu menjadi duniaku,
lalu kita melebur membuat dunia kita sendiri sampai nanti?



:)  (peluk lembut sambil mainin rambut)

*berhubung ga ada emotenya, jadi aku tulis pake tanda kurung aja.













10.31.2012

I fancied you'd return the way you said

A little girl lost her lover and she wandered into the woods, uttering spells from her mantra book and blowing yearning kisses. She swore to the universe that she would find her lover. 










Then, time rolls, and now, she's a woman who is still looking for her long gone lover. She's been wandering in this jeopardy universe, only to find the love she once embraced. 







Today, in this autumn, between the dancing wind, she stared at the girl whose skin white as a porcelain, eyes pale as winter. A jewelry clings on her wrist, and she eventually realizes this girl. Tis her long gone lover.... standing in a dead body with arms open, as if she's been waiting for so long. "you are the kind of girl i thought of back when i had reasons to wish".... (credit to Zara Zahrina for the quote of her poem)















10.16.2012

I think I'm going to fall asleep, but wait...

Yo, readers! This is my first English post in the last two months (maybe?). I've been busy being myself as usual and one of this me thing is a "from women to women" exhibition named Brangerous (I gave a spoiler in this month's first post, please move your cursor to the right side and search it by yourself, you're on your own.). The exhibition has been starting from 12th October and it takes place at c2o Library.



Those pictures are taken by Erlin Goentoro, I was too princess-y to walk around and take pictures. If you want to take a look closer, to my picture, here we go... (again)


The title is Liberate Yourself and I think you can guess why. I'm not gonna go too long for this post. I'm still kind of sweaty now. I've just come back home from tutoring English. For your information, I'm such a really good teacher and a fierce woman. Thus, a really good teacher and a fierce woman would teach you to be a gorgeously fierce good teacher who happens to be a woman  like this ...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.


GOOD LUCK, KID!





10.15.2012

If there's a Pussy, then there's a Riot

Saya penggemar berat Riot Grrl dan antek - anteknya. Otomatis, saya jadi terkesan feminis, padahal saya bukan feminis. Saya memilih untuk jadi humanis. Lalu, dua bulan yang lalu, saya membuat sebuah respon akan berita penangkapan Pussy Riot yang ramai dicicitkan di berbagai media, khususnya di the world wide web. Bukan, saya bikin respon bukan karena ini band punk yang membawa semangat rebel dalam formasi tiga wanita yang siap menjadi garda depan dalam membela hak - hak kaum minoritas. Ini karena saya ingin mengapresiasi perjuangan mereka dan dunia harus sadar bahwa perjuangan mereka itu perjuangan kita semua. (KYY get aku, hihi. but, yes, i mean it.). Darah disini merupakan metafora betapa hadeuhnya apa yang mereka alami dan pose ini sebenarnya seperti mengatakan "Yes, we're here to show you to stand among the others." , bukan "please, welcome" atau malah "please, well cum". Dan ini ada link karya saya yang baru - baru ini di tampilkan di blog apresiasi untuk Pussy Riot. Pussy Power = People Power!

http://letsstartapussyriot.wordpress.com/2012/10/15/prinkas-response/








10.03.2012

THE SUN IS UP I'M SO FIZZY I COULD BURST!

Oh, hei, ini sudah hari Rabu ternyata dan banyak deadline yang belum terselesaikan! (nyengir). Tulisan saya banyak yang belum selesai, termasuk untuk zine yang digagas untuk Piknik Zine akhir Oktober nanti. I'm such an immoral procrastinator. Mau ngelanjutin nulis apa saya ini. Buntu sebelum selesai. Keliatannya saya harus rehat sejenak dari kegiatan mengetikkan kangen via telefon genggam, nonton film, baca hentai dan joget sendiri di kamar, yang sering saya lakukan di tengah - tengah kegiatan menulis. Selain sibuk sendiri dan menunda tulisan saya, akhir - akhir ini saya juga disibukkan dengan persiapan pameran Brangerous minggu depan! Bagi yang belum tau Brangerous, klik aja di link ini >>> http://brangerous.blogspot.com/. Males saya ngejelasin panjang lebar (tuh kan, gimana tulisan mau selesai. Ngejelasin dikit aja udah males. Duh.). Untuk Brangerous ini, kontribusi saya tentunya berupa karya foto. Ini, monggo, ada sedikit teaser.


Untuk judul karya dan konsep di balik semua itu, bakal saya rontokin di posting selanjutnya, setelah tanggal 12 Oktober pastinya. Beserta laporan dari pameran Brangerous dan kletikan - kletikan lain. Bagi yang penasaran apa aja bikin saya joget sendirian di kamar, teriak - teriak sendiri, sampe numpahin susu atau kopi, ini jawabannya:




Dua lagu ini mendominasi playlist saya dan menggaung hampir tiap saat dari speaker. Bikin saya lupa kalo lagi ada tanggungan tulisan. Erangan Robert Smith di awal lagu Mint Car aja sudah ngajak banget buat begijakan sambil bawa secangkir susu apa kopi, terus tumpah. "THE SUN IS UP, I'M SO FIZZY I COULD BURST!!!". Hehe... Pastinya, dua lagu ini bakal masuk daftar mixtape baru saya nanti. Eh ya, akhir kata, saya males ngelanjutin tulisan ini, dan tolong cek akun ini >>>  http://8tracks.com/paliperidone .  Iya, itu tempat saya berbagi mixtape. Tenang, saya update terus kok. Sama rajinnya kayak update blog ini. Ciao!

Blogger templates